Peran Guru SMA Negeri Kabuh dalam Proses Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi Covid-19

Penulis: Ari Setya Sukarsih. 

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, penguasaan dalam hal teknologi sangat diperlukan di tahun 2020 ini terutama di bidang pendidikan. Semua sekolah dituntut untuk bisa menguasai teknologi terutama dalam aktivitas pembelajaran. Salah satu hal yang saat ini menjadi sorotan adalah pembelajaran jarak jauh, dimana kegiatan pembelajaran tidak lagi dijalankan di dalam ruang kelas, melainkan bisa dilakukan dari rumah. Keberadaan pandemi COVID-19 menjadikan seluruh kegiatan pembelajaran dilakukan secara jarak jauh karena semua sekolah diliburkan. Hal ini tentunya merupakan bentuk adaptasi terhadap kondisi. Kebutuhan akan teknologi semakin meningkat terutama dalam hal pembelajaran.  Tetapi, tidak semua kalangan masyarakat dapat melakukan pembelajaran jarak jauh. Masih banyak daerah yang fasilitasnya masih kurang memadai untuk diadakannya pembelajaran jarak jauh.

Adanya virus covid-19 pada tahun 2020 ini memberikan dampak yang sangat luar biasa hampir pada semua bidang, salah satunya pada bidang pendidikan. Dengan adanya virus covid-19 ini membuat proses pembelajaran menjadi berubah dari yang tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh, tetapi dalam keadaan seperti ini pun guru masih tetap harus melaksanakan kewajibanya sebagai pengajar, dimana guru harus memastikan siswa dapat memperoleh informasi / ilmu pengetahuan untuk diberikan kepada siswa.

SMA Negeri Kabuh merupakan salah satu sekolah kecil yang berada di ujung utara Kabupaten Jombang yang terkena dampak dari adanya covid 19. Dampak yang sangat dirasakan yaitu adanya pemberlakuan kegiatan pembelajaran jarak jauh karena sekolah diliburkan. Pembelajaran jarak jauh ini dimulai pada tanggal 16 maret 2020, dimana anak mulai belajar dari rumahnya masing-masing tanpa perlu pergi kesekolah. Dalam pembelajaran jarak jauh ini sangat diperlukan adanya penguasaan ilmu teknologi bagi seorang guru agar pembelajaran jarak jauh tetap berjalan dengan efektf disaat pandemi seperti ini.

Guru di SMA Negeri Kabuh harus melakukan inovasi dalam pembelajaran diantaranya dengan memanfaatkan teknologi. Salah satunya yaitu menggunakan aplikasi Whats App. Semua guru dan siswa wajib menginstal aplikasi tersebut. Selanjutnya guru membentuk grup WA kelas untuk menunjang kegiatan pembelajaran.  Guru akan mengirimkan video pembelajaran yang sudah didownload dari internet untuk dikirimkan melalui WA grup kelas.

Seiring perkembangan informasi dan penguasaan teknologi yang ada pada umumnya, maka penggunaan Whatss App dirasa masih kurang efektif jika hanya memberikan tugas dan pengiriman tugas hanya difoto dan dikirimkan melalui aplikasi WA tersebut, sehingga pihak sekolah mengadakan pelatihan penggunaan Google classroom di awal tahun pelajaran 2020/2021 tepatnya pada bulan Juli 2020. Pelatihan penggunaan aplikasi yang masih dirasa baru oleh guru SMA Negeri Kabuh diikuti oleh semua guru. Banyak sekali informasi dan kemudahan dalam aplikasi ini. antara lain bisa digunakan untuk memberikan materi dengan mengirimkan video atau Power point, memberikan tugas dan penilaiannya bisa langsung diketahui siswa, dan yang tidak ketinggalan adalah evaluasi bisa dengan mengirimkan link dan pengerjaannya dengan menggunakan aplikasi google form.

Penggunaan aplikasi Google Classroom dirasa lebih efektif karena berbagai kemudahan yang diberikan. Jika kegiatan pembelajaran dengan menggunakan WA Grup kelas, maka akan menyebabkan banyak sekali WA yang masuk sehingga kapasitas memori telpon akan semakin sedikit. Jika memori HP penuh, biasanya akan menyebabkan HP menjadi rusak.

Guru dan siswa sangat terbantu dengan adanya aplikasi Google Classroom ini. Penyampaian materi yang diberikan oleh guru bisa dengan mengirimkan powerpoint, video pembelajaran maupun Hand Out. Selain itu tugas yang dikirimkan oleh siswa bisa langsung dinilai oleh guru sedangkan siswa bisa langsung mengetahui nilai tugas yang telah dikirimkan.

 Evauasi pembelajaran juga dilakukan guru dengan menggunakan aplikasi google form. Aplikasi ini sangat membantu guru dalam hal penilaian. Kejujuran siswa dibutuhkan untuk mengerjakan evaluasi ini karena nilai yang langsung bisa keluar setelah siswa selesai mengerjakan. Nilai tersebut diharapkan sesuai dengan apa yang telah dikuasi siswa pada suatu mata pembelajaran, sehingga guru akan bisa mengukur kemampuan siswa secara obyektif.

Hambatan yang ditemukan saat dilakukannya pembelajaran jarak jauh di SMA Negeri Kabuh  diantaranya seperti belum merata nya internet dan teknologi, fasilitas seperti laptop dan handphone yang belum memadai, kemudian, pemberian tugas dalam waktu yang lama juga akan sulit dilakukan, menimbang akan berdampak negatif pada kesehatan mata anak

Sekian dan terimakasih

Comments (264)